Ini Suplemen Terbaik untuk Pelari

Ini Suplemen Terbaik untuk Pelari

TERNYATA, suplemen yang suka dikonsumsi para penyuka olahraga lari tidak boleh asal. Ada kriteria khusus dalam memilih suplemen tersebut.
Menurut dr Hario Tilarso, spesialis kesehatan olahraga dari RS Premier Bintaro, suplemen yang tepat untuk pelari setidaknya berkhasiat mendongkrak daya tahan tubuh dan olah otot.
"Suplemen yang tepat itu ada vitamin C-nya. Ini berguna untuk menjaga daya tahan tubuh atau imunitas pelari. Kemudian, vitamin B, mulai dari B6 sampai B12, untuk sebagai kontraksi otot," katanya di Jakarta, baru-baru ini.

Namun demikian, suplemen yang dipilih harus disertai rekomendasi dokter. Menurutnya, setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda-beda, dan akan berbeda juga kebutuhan suplemen yang perlu dikonsumsi.
“Makanya, perlu berkonsultasi dulu dengan dokter untuk mendapatkan suplemen yang tepat sesuai kondisi tubuh," tambahnya. (Baca: Manfaat Sehat Seks secara Fisik & Emosional)

Tak hanya itu, asupan cairan dalam tubuh saat berlari harus mencukupi. Ini untuk menjaga metabolisme dan stamina tubuh tetap bagus. Alhasil, mereka lancar saat melakukan olahraga lari. (Baca: Teh Manis Tak Baik Dikonsumsi saat Sahur)

"Pasokan air bagi pelari penting untuk menjadikan tubuh tetap dalam kondisi hidrasi. Sebaliknya, jika pelari mengalami dehidrasi, maka performa fisik bisa menurun, lemas, bahkan bisa jatuh pingsan," tutupnya. (Baca: Cara Mencegah Mr P Berbau Tak Sedap)
(fik)


View the original article here

Buah Masih Jadi Makanan Terbaik Pengganti ASI

Buah Masih Jadi Makanan Terbaik Pengganti ASI

BUAH adalah makanan yang baik sebagai pengganti Air Susu Ibu (ASI) untuk bayi berusia di bawah dua tahun. Apa pasal?

dr Agnes Mallipu dari Global Alliance for Improved Nutrition mengatakan bahwa sejauh ini belum ada makanan khusus untuk anak di bawah dua tahun. Anjurannya, buah masih menjadi makanan terbaik untuk pegangan para ibu. (Baca: Kentut Berbau Menyengat Baik untuk Kesehatan)
"Karena beragamnya makanan anak saat ini, kita enggak bisa merekomendasikan atau memaksakan para orangtua harus makan ini atau itu. Sejauh ini, prinsipnya buah adalah makanan yang baik untuk MPASI (makanan pendamping ASI-red). Buah available di perkotaan dan perdesaan," katanya usai konferensi pers "Program Peningkatan Gizi Ibu, Bayi dan Anak" dalam rangka Gerakan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Jawa Timur di Hotel JS Luwansa, Jakarta, baru-baru ini. (Baca: Pasien Penyakit Jantung Tak Bisa Puasa jika...)
Alasan buah merupakan makanan pengganti ASI yang ideal karena mengandung gizi yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh. (Baca: Mau Puasa, Pasien Jantung Perlu Konsultasi Dokter)
"Bayi di bawah dua tahun harus diberikan makanan padat gizi. Buah adalah makanan yang memberikan vitamin dan mineral. Kalau mereka bosan, ibu bisa membuat variasi dari buah-buahan," tutupnya.
(ftr)


View the original article here