Mudik saat Puasa, Sahur Jangan Lupa Minum Vitamin

Mudik saat Puasa, Sahur Jangan Lupa Minum Vitamin

BAGI Anda yang akan melakukan perjalanan ke kampung halaman, tentu banyak hal yang harus dipersiapkan. Apalagi, bagi mereka yang juga menjalankan ibadah puasa.

Salah satu persiapan sebelum melakukan perjalanan mudik dalam kondisi masih puasa adalah kebutuhan gizi. Menurut Direktur Medis Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok, Jawa Barat, Dr Sri Widiyaningsih, bekal yang dibawa oleh pemudik untuk sahur dan berbuka puasa baiknya tidak sembarangan. Setidaknya harus memerhatikan sisi kebersihannya.

“Kalau makanan sih tetap nasi, tetapi kalau kita membawa bekal sendiri selama perjalanan mudik yang pasti harus higienis,” katanya di Jakarta, belum lama ini.

Dr Sri menambahkan bahwa bekal makanan yang dibawa oleh pemudik juga harus memenuhi kebutuhan gizi. Di antaranya mencakup karbohidrat, protein, dan vitamin.

“Makanannya harus mencakup karbohidrat, protein, vitamin, dan serat atau empat sehat, bahkan kalau bisa lima sempurna. Kalau lima sempurnanya bisa terpenuhi, itu lebih bagus. Kalau tidak juga tidak masalah,” jelasnya. (Baca: Mabuk Perjalanan Ketika Mudik, Minum Obat atau Istirahat)

Lebih lanjut, tidak kalah penting adalah menghindari sakit selama perjalanan. Jika memang terjadi, Dr Sri menyarankan untuk menambah asupan vitaman demi menutupi kekurangan asupan nutrisi.

“Kalau kita dalam perjalanan tiba-tiba sakit, maka harus memnuhi kebutuhan asupan nutrisi yang kurang dengan vitamin karena kalau sedang sakit biasanya menjadi sedikit makanan sehingga nutrisinya kemungkinan kurang,” tutupnya.  
(fik)


View the original article here

Waspadai Penyakit Kronis saat Mudik

Waspadai Penyakit Kronis saat Mudik

MUDIK merupakan budaya bagi masyarakat Indonesia, khususnya jelang lebaran. Tujuan utamanya, tentu bisa silaturahmi dengan keluarga besar ataupun kerabat.

Namun selama pulang ke kampung halaman, para pemudik juga punya risiko terkait masalah kesehatan. Misalnya saja seperti kekambuhan dari penyakit kronis yang pernah dialami. Hal inipun seperti yang diungkapkan Dr.dr. H.Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB, FINASIM,FACP.

“Berbagai penyakit kronik umumnya cenderung akan mengalami kekambuhan saat mudik. Perjalanan mudik biasanya tidak bisa diprediksi waktu tempuhnya. Sehingga kondisi yang tidak menentu ini bisa mencetuskan berbagai penyakit  kronis. Kondisi lelah dan waktu yang tidak jelas untuk sampai di tempat tujuan apalagi disertai kondisi stress selama perjalanan akan menyebabkan kambuhnya penyakit kronik,” ujarnya melalui rilis yang diterima Okezone, belum lama ini.

Lebih lanjut, praktisi kesehatan itu mencontohkan bahwa pasien hipertensi juga bisa berisiko kambuh selama mudik. Begitupula dengan penderita diabetes ataupun penyakit lain. Karenanya, penting bagi pemudik untuk mewaspadai berbagai penyakit kronik yang bisa saja kambuh selama pulang ke kampung halaman.

“Pasien dengan hipertensi bisa saja tekanan darahnya menjadi tidak terkontrol. Begitu pula pasien dengan kencing manis, pasien dengan  sakit maag, penyakit asma dan berbagai penyakit kronis lain. Belum lagi cuaca yang tidak menentu kadang hujan kadang panas juga merupakan faktor yang bisa memperburuk keadaan,” tutupnya. (fik)


View the original article here