Dampak Negatif Masturbasi bagi Kesehatan

Dampak Negatif Masturbasi bagi Kesehatan

KEBIASAAN masturbasi tidak selamanya membawa manfaat bagi kesehatan. Menurut Dan Drake, konselor kecanduan seks, masturbasi bisa merugikan atau menghambat aktivitas harian.

Berikut gejala fisik dan psikis yang menunjukkan masturbasi sudah berbahaya dilakukan, seperti dilansir Menshealth.  
Anda sudah menyakiti diri sendiri
Beberapa orang yang terlalu sering melakukan masturbasi hingga mengalami luka pada bagian 'Mr.P'-nya". Tobias Kohler, MD, Urolog dari Southern Illinois University mengatakan luka tersebut bisa ringan seperti lecet hingga penyakit Peyronie atau ada plak di batang Mr. P pria. (Baca: Manfaat Sehat Seks Secara Fisik & Emosional)
 
Berpengaruh pada hubungan sosial dan pekerjaan
Jika Anda sudah merasa kebiasaan masturbasi sudah merugikan kehidupan sosial atau pekerjaan, itu berarti sudah pertanda harus mengatur ulang rutinitas Anda.
Memiliki problem ejakulasi
Beberapa orang yang melakukan masturbasi terlalu banyak membuat dirinya hanya memiliki titik rangsangan tertentu. Masalah akan muncul ketika bercinta secara nyata, hubungan itu tidak memuaskan Anda. "Jika itu terjadi pada Anda, berarti Anda memiliki masalah serius yang harus ditangani. (Baca: Teh Manis Tak Baik Dikonsumsi saat Sahur)
 
Anda tidak bisa berhenti memikirkan tentang masturbasi
Jika Anda merasa terganggu oleh pikiran untuk kapan atau bagaimana melakukan mastubasi selanjutnya, ini adalah indikasi kuat Anda memiliki masalah yang serius.
Anda sudah coba menghentikannya tapi tidak bisa
"Salah satu ciri utama orang sudah kecanduan, ia sudah tidak bisa mengontrol dirinya sendiri," jelas Drake. Seperti orang yang sudah kecandungan rokok atau judi, jika Anda sudah sulit mengelola keinganan masturbasi Anda, itu sudah pada kecanduan yang berbahaya.
Jika Anda merasa memiliki keluhan diatas, Anda bisa mengatasi kondisi itu dengan mengatur lagi rutinitas kehidupan Anda atau mengalihkannya ke aktivitas hal positif. Jika itu tidak kunjung juga berhasil, Anda bisa mendatangi terapi seks atau konselor untuk mengatasi kecanduaan tersebut. 
(fik)


View the original article here

Pelayanan Kesehatan Reproduksi Anak Muda Hadir di Yogyakarta

Pelayanan Kesehatan Reproduksi Anak Muda Hadir di Yogyakarta

MEMERINGATI Hari Kependudukan Dunia 2014, Badan Kependudukan Perserikatan Bangsa-bangsa (UNFPA) bekerjasama dengan Yayasan Anak Bangsa Merajut Harapan (Angsamerah) meluncurkan program uji coba UNALA pelayanan kesehatan di Yogyakarta.

UNALA merupakan sebuah model pelayanan kesehatan reproduksi yang dirancang oleh sektor swasta untuk secara khusus melayani remaja. Alasan Yogyakarta dipilih karena menjadi salah satu provinsi di Indonesia dengan populasi anak muda yang tinggi. Selain itu, Yogyakarta memiliki beberapa universitas, dengan gabungan anak muda dari kawasan pedesaan maupun perkotaan (berusia 15-24 tahun).

Jaringan pelayanan kesehatan UNALA menawarkan program layanan kesehatan reproduksi remaja dengan kualitas tinggi, tepat sasaran, bersahabat, dan konfidensial tanpa menyertakan bentuk penilaian subjektif yang sifatnya menghakimi. Proyek ini juga diluncurkan untuk memperingati Hari Kependudukan Dunia pada 11 Juli lalu, yang pada tahun ini mengusung tema global "Investing in Young People".

Hari Kependudukan Dunia berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan isu-isu kependudukan global. Ada sekira 1,8 milyar jiwa penduduk berusia 10-24 tahun, atau sekira seperempat dari seluruh penduduk dunia. Mereka terbagi menjadi remaja muda (usia 10-19 tahun) dan anak muda (usia 15-24 tahun).

Berinvestasi terhadap anak muda dengan menggalakan gaya hidup sehat, memastikan adanya pendidikan berkualitas, mengadakan kesempatan kerja, serta menyediakan akses terhadap pelayanan kesehatan dan jaminan sosial bagi semua pekerja merupakan cara-cara investasi terhadap anak muda yang paling tepat untuk meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang.

"Saat ini, tercatat ada 65 juta anak muda di Indonesia. Di Yogyakarta, anak muda mewakili 24% dari jumlah penduduk, sekitar 835.000 jiwa. Dalam 15 tahun ke depan, mereka lah yang menjadi penggerak perubahan ekonomi dan sosial," kata Jose Ferraris, Perwakilan UNFPA untuk Indonesia, dalam keterangan tertulis kepada Okezone, Rabu (16/7/2014).

"Mempromosikan pemberdayaan dan kesejahteraan anak muda guna memastikan transisi menuju dewasa yang aman adalah mandat yang diterima UNFPA. Untuk melakukannya, kita perlu meningkatkan peran serta anak muda dan mengamankann hak-hak mereka atas pendidikan, kesempatan kerja dan kesehatan," imbuhnya.

Untuk menyikapi kurangnya pelayanan kesehatan reproduksi bagi remaja, UNFPA hadir dengan skema inovatif untuk melibatkan sektor swasta dalam pemberian layanan publik, melalui pendekatan waralaba sosial (social franchising). Skema waralaba sosial bertujuan membangun jaringan penyedia layanan swasta yang nantinya dapat bekerjasama dengan jaringan pemuda dalam menyediakan informasi dan layanan seputar kesehatan reproduksi bagi remaja.

"Kami merasa terhormat, karena UNFPA memilih Yogyakarta sebagai lokasi uji coba model UNALA  di Indonesia," kata GKR Pembayun, Putri Sulung Sultan HB X dan GKR Hemas, Raja dan Permaisuri Kraton Yogyakarta.

"Kami berharap model ini mampu memberikan pelayanan yang tepat dan mudah diakses oleh anak muda. Kami juga berharap dengan inisiatif ini, kaum muda dapat meningkatkan rasa percaya diri, pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan potensi mereka secara maksimal," katanya.

Langkah berikutnya adalah membangun hubungan dengan organisasi kepemudaan dan LSM terkait anak muda yang dapat menyediakan sarana bagi waralaba untuk menyampaikan beragam kegiatan dan informasi, termasuk informasi akurat tentang kesehatan reproduksi, juga untuk mengarahkan anak muda kepada layanan-layanan lain yang mungkin dibutuhkan. Jaringan ini juga akan dilengkapi dengan beberapa sarana yang dibutuhkan seperti website, promosi media dan peer outreach. UNALA dikembangkan untuk memberikan anak muda layanan kesehatan yang berkompetensi, berkualitas, bersahabat, dan konfidensial.

"Kita harus membantu anak muda mendapatkan layanan kesehatan yang memadai dan lebih baik untuk mengamankan hak mereka untuk mendapatkan pendidikan, kesempatan kerja, dan kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi," kata dr. Nurlan Silitonga, Ketua Yayasan Angsamerah.

UNFPA merupakan lembaga pembangunan internasional dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berkomitmen untuk menjalankan visi dunia dimana setiap kehamilan diinginkan, setiap kelahiran anak berlangsung aman, dan potensi setiap orang muda terpenuhi. UNFPA bekerja sama dengan pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan sektor-sektor swasta dengan menyediakan keahlian teknis di bidang-bidang sesuai mandatnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. (fik)


View the original article here

Kentut Berbau Menyengat Baik untuk Kesehatan

Kentut Berbau Menyengat Baik untuk Kesehatan

MALU, satu kata yang bisa menggambarkan saat Anda kentut dengan bau "menyengat" di depan banyak orang. Siapa mengira, kentut berbau ternyata bisa baik untuk kesehatan Anda.

Para peneliti dari University of Exeter secara independen mengkaji hal itu. Mereka menemukan bahwa orang yang melepaskan hidrogen sulfida (gas yang diproduksi usus) dalam ukuran kecil membantu menjaga sel-sel dalam tubuh tetap sehat. Tentu, ini membantu menangkal penyakit, seperti demensia, diabetes, bahkan kanker. (Baca: Kerajaan Belanda Bantu Masalah Kurang Gizi di Indonesia)

"Kentut yang bau bisa baik untuk kesehatan Anda," kata para peneliti dari University of Exeter, seperti dilansir Foxnews, Rabu (15/7/2014). (Baca: Kiwi Efektif Tingkatkan Mood Pria)

Lebih lanjut, mereka juga menemukan bahwa hidrogen sulfida secara khusus bisa mempertahankam mitokondria yang penting bagi kehidupan sel. "Meskipun hidrogen sulfida dikenal dengan bau menyengat layaknya telur busuk, secara alami itu diproduksi tubuh. Sebenarnya, kondisi itu bisa jadi pahlawan yang memberikan manfaat kesehatan Anda secara signifikan, juga bisa dijadikan terapi masa depan untuk berbagai penyakit," tambah para peneliti. (Baca: Menu Terbaik jika Ibu Hamil Berpuasa)

Dalam kajian ini, para peneliti sendiri bukan meminta semua orang untuk mencium kentut yang bau. Sebaliknya, mereka sudah mengembangkan senyawa yang disebut AP39, dirancang untuk memberikan dosis yang tepat dalam menjaga kesehatan sel.
(ftr)


View the original article here

Kunci Jaga Kesehatan Jantung

Kunci Jaga Kesehatan Jantung

PENYAKIT jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Karenanya, kesehatan jantungpun harus dijaga dengan sejumlah kunci.

Consultant Cardiologist dari London Bridge Hospital, Dr Gerald Carr-White, mengatakan bahwa kunci untuk menjaga kesehatan jantung adalah menerapkan gaya hidup jangka panjang yang sehat. Misalnya, Anda harus berhenti dari kebiasaan merokok, salah satu faktor risiko penyakit jantung.

“Kunci menjaga kesehatan jantung adalah menerapkan gaya hidup jangka panjang yang sehat. Anda tidak boleh dan berusaha untuk tidak kelebihan berat badan,” katanya, seperti dikutip Femalefirst, Senin (14/7/2014).

Selain itu, Dr Gerald Carr-White menyarankan untuk menjalankan diet Mediterania yang menekankan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Dia menekankan untuk menggunakan minyak zaitun dibanding mentega dan rempah-rempah sebagai pengganti garam.

“Selain itu, Anda harus mengutamakan makan ikan, khususnya ikan berminyak dan unggas, daripada daging merah,” tuturnya. (Baca: Minum banyak alkohol berisiko penyakit jantung)

Lebih lanjut, Dr Gerald mengatakan bahwa aktif berolahraga juga merupakan kunci menjaga kesehatan jantung. Anda harus aktif berolahraga setidaknya 30 menit dalam tiga kali sepekan.

“Namun, yang terpenting adalah jika Anda mengalami gejala seperti nyeri dada saat beraktivitas, sesak napas, pergelangan kaki bengkak, pusing atau pingsan, maka segera periksa ke dokter spesialis jantung,” imbuhnya.

Seperti diketahui, gangguan paling umum dan paling serius dari masalah jantung adalah penyempitan atau penyumbatan arteri koroner. Hal tersebut dapat menyebabkan nyeri dada, sesak napas saat melakukan aktivitas, serangan jantung dan gagal jantung. (fik)


View the original article here

Kesehatan Reproduksi Penting Diberikan Sejak Dini

Kesehatan Reproduksi Penting Diberikan Sejak Dini

KEBIJAKAN dalam bidang kesehatan terus ditingkatkan agar generasi muda turut berperan dalam proses pembangunan. Penerapan kebijakan dalam proses pembangunan tersebut merupakan bentuk investasi terhadap generasi muda bagi masa depan.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Prof.Dr. Fasli Jalal, Ph.D, Sp.GK, mengatakan bahwa salah satu strategi yang disusun dalam menginvestasi generasi muda adalah memberikan pendidikan kesehatan reproduksi yang komprehensif.

"Pendidikan kesehatan reproduksi disusun dengan tujuan penundaan usia nikah, juga untuk mengurangi tingkat kelahiran melalui program Genre (Generasi Berencana-red)," ucapnya saat konferensi pers "Seminar Hari Kependudukan Dunia" di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (14/7/2014).

Pendidikan kesehatan reproduksi sangat penting dimulai sejak usia pendidikan. Oleh karena itu, Fasli mengutarakan bahwa program ini nantinya diterapkan ke seluruh institusi pendidikan formal dan non-formal, termasuk perguruan tinggi. (Baca: Menu Terbaik jika Ibu Hamil Berpuasa)

"Program pendidikan kesehatan reproduksi pada institusi pendidikan ini nantinya akan dibantu melalui Konselor Teman Sebaya di Pusat Informasi dan Konseling Remaja," tuturnya.

Sementara, menurut Fasli, generasi muda sedang menjalani masa transisi menuju dewasa. Selama masa transisi tersebut, generasi muda mengalami berbagai peristiwa yang menentukan kesuksesan mereka di masa mendatang.

"Oleh karena itu, sudah seharusnya kita bekerjasama untuk membuat kebijakan serta program yang didedikasikan bagi generasi muda untuk menjamin kesejahteraan mereka," tutupnya.  
(fik)


View the original article here

Manfaat Kesehatan Bercinta Setiap Hari

Manfaat Kesehatan Bercinta Setiap Hari

BERCINTA tidak hanya tentang kesenangan, melainkan juga bermanfaat untuk kesehatan. Bahkan, bercinta setiap hari dapat memberikan manfaat kesehatan secara fisik.  
Berikut beberapa manfaat kesehatan dari bercinta setiap hari, seperti dilansir Magforwomen.
 
Sehat secara fisik
Seks adalah bentuk latihan yang bagus untuk semua bagian tubuh Anda. Ketika seseorang berhubungan seks, Anda akan mengeluarkan lebih banyak energi. Bahkan, berhubungan seks yang aktif setara dengan berlari selama setengah jam. Jadi, berhubungan seks akan membakar kalori lebih banyak, terlepas dari kesenangan yang diperoleh.
 
Pengusir stres
Dunia kerja bisa memberikan Anda tekanan luar biasa, sehingga berisiko menimbulkan stres. Namun, ada cara menyenangkan untuk mengusir stres akibat tekanan pekerjaan, yaitu berhubungan seksual. Anda akan melupakan tekanan pekerjaan setelah berhubungan seks dan menjadi lebih santai.
 
Baik untuk kesehatan jantung
Telah ada banyak penelitian yang membuktikan bahwa berhubungan seks baik bagi kesehatan jantung. Tidak hanya membakar kalori ekstra, berhubungan seksual juga meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh.
(tty)

View the original article here