Bolehkah Kaki Langsung Ditekuk Usai Lari?

Bolehkah Kaki Langsung Ditekuk Usai Lari?

BAGI sejumlah orang, menekuk kaki setelah berlari pantang dilakukan. Mereka menganggap kebiasaan tersebut bisa menghambat peredaran darah pada sehingga menyebabkan varises.
Namun, menurut dr Hario Tilarso, spesialis kesehatan olahraga dari RS Premiere Bintaro, menekuk kaki setelah berlari sebenarnya tidak masalah. Terpenting, pelari lebih dulu melakukan pendinginan.

"Stretching usai berlari itu sangat perlu. Otot di seluruh tubuh sudah capek biasanya, stretching ini berfungsi membuang sisa pembakaran," katanya di Jakarta, baru-baru ini. (Baca: Gula Darah Terkendali saat Lebaran, Patuhi Prinsip ''3J'')

Selain itu, cairan tubuh selama berlari juga tidak kalah untuk dicukupi. Menurut dr Hario, bugar atau tidaknya seseorang ditopang dari seberapa hidrasi saat berlari. (Baca: Cara Mencegah Mr P Berbau Tak Sedap)

"Kalau orang sudah biasa berlari, minumnya harus lebih banyak karena metabolisme tubuhnya memudahkannya mengeluarkan keringat. Minuman ini sendiri bisa dari air mineral sampai isotonik atau elektrolit, boleh-boleh saja. Sementara, orang yang belum terbiasa, minumnya tidak sebanyak orang yang sering berlari," simpulnya. (Baca: Manfaat Sehat Seks Secara Fisik & Emosional)
(fik)


View the original article here

Bolehkah Diabetesi Minum Teh Manis Pakai Gula Merah?

Bolehkah Diabetesi Minum Teh Manis Pakai Gula Merah?

BANYAK orang menganggap penderita diabetes tidak boleh mengonsumsi minuman manis memakai gula merah, karena akan melesatkan gula darahnya. Sebaliknya, orang beranggapan gula pasir menjadi pilihan terbaik. Benarkah demikian?
Menurut Dr. Benny Kurniawan, Marketing Manager PT Roche Indonesia, memakai gula merah atau gula putih dalam membuat minuman manis sebenarnya sah-sah saja. Sebab, perbedaan dari pemakaian tidak berbeda jauh
"Memang ada perbedaan dari pemakaian gula merah dan gula putih (pasir). Tapi itu tidak terlalu signifikan, tidak mencolok, paling kita buat teh manis hanya memakai dua sampai tiga sendok gula ," katanya dalam acara bertema 4 Sehat 5 Teratur Selama Berpuasa bagi Diabetesi bersama Accu- Chek di Maroush Restaurant, Hotel Crown Plaza, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu, (16/7/2014).
Akan berbeda kasus jika mengonsumsinya berlebihan. Menurutnya, mau memakai gula merah dan gula pasir kalau berlebihan akan fatal akibatnya.
"Jadi, bebas sebenarnya mau bikin teh dengan gula merah atau gula putih. Masalahnya akan muncul jika penderita diabetes mengonsumsi berlebihan minuman manis itu," terangnya.
(ren)

View the original article here