Berenang & Berjalan Cara Tepat Atasi Nyeri Punggung

Berenang & Berjalan Cara Tepat Atasi Nyeri Punggung

APA yang Anda lakukan saat nyeri punggung kembali kambuh? Apakah Anda akan total berhenti berolahraga atau tetap menyempat berolahraga? Untuk mengetahui jawaban tepat itu, Anda berkonsultasilah dengan dokter spesialis.
Memeriksakan diri ke dokter sangat penting saat nyeri punggung kambuh. Pasalnya, nyeri punggung bisa terjadi karena masalah pada tulang, sendi atau otot inti tubuh.
"Cara mengetahui sebab nyeri pungung bisa kambuh ialah berkonsultasi dengan seorang spesialis. Dari sana, dokter akan membantu Anda olahraga yang tepat dan jenis olahraga yang harus dihindari," kata Arnav Sarkar, instruktur pembentukan otot seperti dilansir Healthmeup.
"Secara umum, ada beberapa latihan yang sebaiknya dihindari bagi mereka yang menderita nyeri punggung. Misalnya sit up, jogging jarak jauh dan lain-lain," imbuhnya.
Sementara itu, berhenti berolahraga lantaran nyeri punggung  bukanlah solusi yang tepat. (Baca: Pola Makan Sehat selama Puasa)
"Perkuatlah tubuh dengan mengembangkan latih kardio yang efektif memerangi sakit punggung. Selain itu latihan penguatan dan peregangan juga membantu mengurangi nyeri punggung. Apa saja latihan itu? Berjalan dan berenang adalah pilihan yang baik untuk memerangi nyeri punggung," simpulnya.
(fik)

View the original article here

Performa Seks Menurun, Atasi dengan Ini

Performa Seks Menurun, Atasi dengan Ini

MEMASUKI umur diatas 30 dan 40-an performa fisik perlahan menurun. Bahkan, seringkali hal inipun juga memengaruhi aktivitas seksual seseorang.
Meski begitu, ada beberapa cara untuk mengatasinya. Berikut ulasan menarik seperti dilansir Menshealth.


Menjaga fungsi tubuh tetap baik
Aspek penting tetap kuat saat bercinta diusia tua ialah memastikan anggota fungsi tubuh bekerja dengan baik. Agar ereksi tahan lama, pastikan untuk menjaga berat badan tetap ideal dan berhenti merokok. Sebuah studi tahun 2011 yang dirilis European Journal of Endocrinology menemukan, semakin besar pinggang pria, maka kesempatan untuk mengalami disfungsi ereksi lebih tinggi. "Dan jika Anda sudah merasakan disfungsi seksual diumur yang relatif muda, merokok adalah penyebabnya," tegas Stephen Jones, M.D., F.A.C.S., Urolog dari Cleveland Clinic. (Baca: Cara Mencegah Mr P Berbau Tak Sedap)


Tetap percaya diri
Jangan panik jika Anda mulai mengalami disfungsi ereksi saat bangun pagi. Hal ini bisa saja disebabkan karena hormon testosteron. Apalagi biasanya, tingkat testosteron pria mulai menurun saat umurnya sudah di angka 30 dan 40-an, dan pertahunnya kehilangan sekira dua persen hormon testosteron.
"Jika secara teratur Anda merasa mengalami masalah ereksi, itu bisa menyebabkan hilangnya rasa percaya diri bercinta. Tapi tetaplah percaya diri, karena jika hal itu Anda terlalu pikirkan akan bisa menurunkan kehidupan seksual Anda," kata McCarthy, seorang profesor psikologi di Universitas Amerika dan penulis Kesehatan Seksual Pria. (Baca: Manfaat Sehat Seks Secara Fisik & Emosional)


Fokuslah pada sentuhan dan keintiman
Seks yang menakjubkan tidak selalu diidentikan sukses membuat lawan pasangan ejakulasi atau bisa merasakan ejakulasi. Tetapi tentang perasaan bahagia dan bersenang-senang menikmati kebersamaan. Semakin Anda mengetahui hal ini, kualitas seks atas akan tetap baik.
"Akan ada satu titik saat Anda sulit mencapai orgasme, tetapi Anda selalu bisa memiliki waktu yang menyenangkan untuk dihabiskan bersama-sama dengan lawan pasangan Anda. Dan fokus saja pada kebersamaan yang terjalin itu," terangnya kata Eric Marlowe Garrison, konselor seks dan penulis Mastering Multiple Position Sex.
(fik)

View the original article here

Klimaks Bercinta Atasi Masuk Angin hingga Cegah Kanker

Klimaks Bercinta Atasi Masuk Angin hingga Cegah Kanker

BAIK pria maupun wanita ketika berhubungan bercinta sama-sama ingin mencapai klimaks. Tetapi, mampu mencapai klimaks saat berhubungan seksual tidak hanya demi kepuasan, melainkan manfaat kesehatan.  
Tahukah Anda bila mencapai klimaks saat bercinta bermanfaat bagi kesehatan? Sexual health counselor, Alison Richardson, mengatakan bahwa mencapai klimaks saat berhubungan seksual dapat membantu mengatasi masalah masuk angin. (Baca: Manfaat Kesehatan Bercinta Setiap Hari)

"Berhubungan seks secara teratur meningkatkan antibodi imunoglobulin A yang dapat melindungi Anda dari masuk angin dengan menguatkan sistem kekebalan tubuh," katanya, sebagaimana dikutip Cosmcopolitan, Sabtu (18/7/2014),
Lebih dari itu, menurut psychologist dari Center for Marital and Sexual Health of South Florida, Dr Rachel Needle, mencapai klimaks saat berhubungan seksual juga dapat membantu wanita memerangi kanker payudara. Bagaimana berhubungan seksual dapat membantu mencegah kanker payudara?
"Oksitosin telah terbukti mencegah sel-sel kanker payudara berkembang menjadi tumor. Rangsangan pada payudara dan puting akan menghasilkan hormon oksitosin yang akan melawan sel kanker," jelas Dr Needle. (Baca: Empat Cara Alami Dongkrak Testosteron)

Lebih lanjut, Dr Needle mengatakan bahwa mencapai klimaks saat berhubungan seksual juga dapat mengatasi masalah kram karena tubuh didorong untuk menghasilkan hormon endorfin. Menurut Dr Needle, hormon endorfin berperan seperti morfin yang merupakan obat penghilang rasa nyeri.
"Pernahkah Anda mengalami sakit kepala atau kram menstruasi yang tiba-tiba menghilang setelah berhubungan seksual? Hal itu karena endorfin mengurangi rasa nyeri hingga sebesar 70 persen," tutupnya.
(fik)

View the original article here